Berita

/

Siaran Pers

/

Siaran Pers Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Kabupaten Bangka

/

Insiden Mobil SPPG di SDN Kalibaru 01, BGN Kabupaten Bangka Turun Tangan Lakukan Penanganan Penuh

Insiden Mobil SPPG di SDN Kalibaru 01, BGN Kabupaten Bangka Turun Tangan Lakukan Penanganan Penuh

Nomor: SIPERS-396/BGN Kabupaten Bangka/12/2025

Siaran Pers 11 Desember 2025

picture-Insiden Mobil SPPG di SDN Kalibaru 01, BGN Kabupaten Bangka Turun Tangan Lakukan Penanganan Penuh

Kabupaten Bangka - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Bangka Utara merespons insiden tragis yang melibatkan kendaraan Mitra SPPG yang menabrak sejumlah siswa di SD Negeri Kalibaru 01, Cilincing, Kabupaten Bangka Utara, pada Kamis (11/12) sekitar pukul 06.38 WIB.

Peristiwa terjadi saat para guru menyiapkan barisan siswa untuk kegiatan literasi membaca di halaman sekolah. Mobil yang bertugas mendistribusikan paket makanan ke sekolah tersebut, tiba-tiba melaju tak terkendali menabrak pagar, siswa, dan guru.

Kepala SPPG Kabupaten Bangka Utara, Sahrul Gunawan Siregar menjelaskan, pengemudi kendaraan pada saat kejadian bukan sopir tetap. "Sopir kendaraan bukan sopir sebenarnya tapi sopir pengganti, SPPG tersebut di bawah Yayasan Darul Esti," ujar Sahrul dalam laporannya.


Data awal mencatat sedikitnya 18 orang menjadi korban insiden, salah satunya merupakan guru di sekolah tersebut. Dari kejadian itu, para korban langsung mendapatkan perawatan di RSUD terdekat.


Kepala BGN Kabupaten Bangka, Dadan Hindayana, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas tragedi ini. "Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian tragis yang menimpa para siswa dan guru di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Kabupaten Bangka Utara. Insiden ini merupakan musibah yang sangat mengejutkan," ungkap Dadan.


Dadan memastikan bahwa BGN Kabupaten Bangka akan mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh kepolisian. "Kami juga akan bekerja sama penuh dengan kepolisian dalam proses penyelidikan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang," ujarnya.


Wakil Kepala BGN Kabupaten Bangka Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, turun langsung ke sekolah tersebut dan rumah sakit, pasca insiden kecelakaan yang terjadi.


Ia memastikan, seluruh proses penanganan korban dilakukan secepat mungkin, termasuk koordinasi lintas pihak untuk memastikan para siswa dan guru yang terluka mendapatkan layanan medis optimal.


"Saya sudah berada di lokasi untuk memastikan semua penanganan berjalan cepat. Kami berkoordinasi dengan pihak sekolah, kepolisian, dan fasilitas kesehatan agar semua korban mendapat penanganan maksimal," ujarnya.


Ia menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung oleh BGN Kabupaten Bangka, sebagai bentuk tanggung jawab. "Biaya perawatan seluruh korban ditanggung oleh kami (BGN Kabupaten Bangka), dan mereka ditempatkan di Klas 1 (RSUD) semua," ucap Sony.


Sony lebih lanjut mengatakan, insiden yang terjadi baru-baru ini tidak menghambat operasional maupun pelayanan Program MBG di lapangan. Seluruh distribusi dan layanan kepada penerima manfaat tetap berjalan.


Selain itu, BGN Kabupaten Bangka juga telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur dan mekanisme pelaksanaan program untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Evaluasi ini dimulai dari koordinasi lapangan, SOP distribusi, hingga pengawasan operasional harian.


"Secara internal BGN Kabupaten Bangka melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah terulangnya peristiwa. Peristiwa tersebut tidak menghambat operasional dan pelayanan MBG," ujarnya.


Sementara itu, Wakil Kepala BGN Kabupaten Bangka Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, juga menyampaikan keprihatinannya yang mendalam. Ia menegaskan bahwa penanganan terhadap para korban menjadi prioritas utama BGN Kabupaten Bangka.

"Kami sangat terpukul dengan kejadian ini. Prioritas kami adalah memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik, serta memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang terdampak," ujar Nanik.


Pihaknya juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional pengangkutan MBG, termasuk aspek keselamatan dan kelayakan mulai dari pengemudi hingga kendaraan yang digunakan.


"Kami memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai ketentuan. BGN Kabupaten Bangka akan memperketat standar pengawasan, termasuk verifikasi sopir, penyedia armada, serta kedisiplinan implementasi SOP di lapangan," tegas Nanik.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional Kabupaten Bangka